Politik
Gali Referensi Soal Covid-19, DPRD Wonogiri Kunker ke DPRD Trenggalek

Memontum Trenggalek – Ingin menggali referensi terkait perkembangan Covid-19, DPRD Kabupaten Wonogiri melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Trenggalek. Kunker itu, bertempat di ruang Ketua DPRD Trenggalek dan pelaksanaan sendiri disambut hangat oleh Sekretariat DPRD Trenggalek.
“Hari ini kita mendapat kunjungan dari pimpinan DPRD Wonogiri yang tujuannya untuk menggali referensi tugas dan fungsi pimpinan DPRD. Namun, karena pimpinan DPRD saat ini ada kegiatan di luar kantor, maka kami dari Sekretariat DPRD yang menerima kunjungan DPRD Wonogiri kali ini,” ucap Muhtarom saat dikonfirmasi, Jumat (18/02/2022) siang.
Dijelaskan Sekretaris DPRD ini, rombongan dari DPRD Wonogiri juga ingin menggali lebih jauh terkait informasi terkini perkembangan Covid-19. “Apakah efek pandemi Covid-19 ini berdampak pada pembelajaran tatap muka, atau kegiatan kemasyarakatan yang lain,” imbuhnya.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Muhtarom menjelaskan, bahwa sampai saat ini di Kabupaten Trenggalek masuk Level 1. Meski daerah lain ada yang berubah dari Level 1 naik ke Level 2, namun di Trenggalek masih tetap di Level 1.
“Sehingga, kegiatan masyarakat di sini juga masih berjalan normal. Meskipun masih sering dilakukan himbauan pembatasan-pembatasan kegiatan, guna meminimalisir resiko yang tidak kita inginkan,” terang Muhtarom.
Sementara itu, pimpinan rombongan dari DPRD Wonogiri menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke Trenggalek. “Kedatangan kita ke DPRD Trenggalek ini dalam rangka silaturahmi serta mencari referensi terkait perkembangan Covid-19. Apakah kondisi di Trenggalek sama dengan di Wonogiri. Artinya, dalam hal level dan juga kebijakan pemerintah yang diambil saat pandemi Covid-19,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Sugeng Ahmadi.
Pada kenyataannya, kondisi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek jauh lebih baik ketimbang di Wonogiri. Jika di Wonogiri tingkat PPKM masih di Level 3, di Kabupaten Trenggalek sudah masuk Level 1.
“Selain itu, saat pandemi Covid-19 ini, kebijakan anggaran dari pemerintah daerah seperti apa. Dan kebetulan untuk anggaran yang dikeluarkan pun sama dengan di Wonogiri. Meski dari APBN banyak sekali pengurangan anggaran, tetapi kita juga harus bisa memanfaatkan anggaran yang ada dengan sebaik mungkin,” paparnya.
Dari kunjungan kerjanya ke Kota Keripik Tempe ini, pihaknya akan mengejar ketertinggalannya. Agar di daerahnya bisa bebas dari Covid-19. Dan Trenggalek ini bisa menjadi contoh atau barometer dalam hal penanganan Covid-19 untuk diadopsi di Kabupaten Wonogiri. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















