SEKITAR KITA
Enam Kecamatan di Trenggalek Diinformasikan Terendam Banjir

Memontum Trenggalek – Banjir merendam sedikitnya enam kecamatan di kawasan Kabupaten Trenggalek, Sabtu (08/10/2022) tadi. Diantara wilayah yang terendam, yakni Kecamatan Trenggalek, Pogalan, Karangan, Panggul, Kampak dan Kecamatan Gandusari.
Dari enam lokasi tersebut, wilayah terparah diinformasikan terjadi di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek. Yakni, ketinggian mencapai hingga 1 meter dan masuk ke dalam rumah warga.
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, menjelaskan bahwa ribuan warga terdampak banjir tersebut. Selain itu, banjir juga mengakibatkan satu jembatan di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek, rusak total.
“Bahkan, beberapa lokasi juga ada terjadi longsor. Hasil rekapitulasi BPBD Kabupaten Trenggalek menyebutkan tanah longsor mengakibatkan beberapa ruas jalan raya tertutup material tanah dan merusak beberapa rumah warga,” ujarnya.
Baca juga :
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Dua jalur yang sempat tertimbun longsor, yakni ruas Kampak-Dongko dan Trenggalek-Bendungan. Tanah longsor juga menyebabkan rumah warga rusak di belasan desa di Kecamatan Panggul, Kampak, Dongko, Pule, dan Munjungan.
Sekretaris BPBD Kabupaten Trenggalek, Tri Puspitasari, menjelaskan bahwa awal mulanya debit air mulai memenuhi jalan dan masuk ke rumah warga sekitar pukul 04.00. Banjir berasal dari luapan sungai yang mengaliri wilayah setempat yang tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, ada ratusan keluarga yang rumahnya tergenang. Ketinggian air ke rumah warga dan jalan raya antara 30 cm hingga 70 cm.
“Semoga saja, empat daerah pegunungan hujannya bisa segera reda. Sehingga, luapan air sungai bisa terkendali. Kami imbau masyarakat untuk mengevakuasi diri ke tempat lebih aman apabila air yang masuk ke pemukiman semakin tinggi,” ujarnya.
Banjir mulai menyusut sekitar pukul 11.20. Warga bersama petugas sibuk membersihkan sisa banjir di dalam rumah dan menyingkirkan lumpur dari jalan raya. Pemkab Trenggalek membentuk dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga. Sebab, ada ribuan warga yang terdampak banjir. Dari informasi yang diperoleh, belum ditemukan korban jiwa dalam peristiwa ini. (gie)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















