SEKITAR KITA
Wow, Satpam di Kantor KPU Trenggalek Bersikap Melebihi Polisi

Memontum Trenggalek – Satuan Sabhara Polres Trenggalek, sepertinya perlu melakukan pembinaan lebih terhadap satuan pengamanan (Satpam) di Kota Kripik Tempe. Utamanya, terkait fungsi dan tugasnya, saat menjalankan kerja agar tidak bersikap melebihi penegak hukum.
Pemandangan itulah, yang diperlihatkan salah satu oknum Satpam di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek, kepada salah satu wartawan media online nasional, Rabu (21/12/2022) tadi. Sikap yang lebih terkesan arogansi itu, diperlihatkan salah satu oknum saat mengetahui wartawan datang ke Kantor KPU, untuk melengkapi berkas di bagian sekretariat.
Wartawan yang sebelumnya sudah melakukan janji itu, usai menyelesaikan urusannya secara tiba-tiba dipanggil salah satu Satpam berinisial AW, yang saat itu tengah bertugas.
Tanpa bertanya lebih dahulu, oknum Satpam itu langsung memaki-maki wartawan dengan nada tinggi. Bahkan, dengan tanpa beban, Satpam itu berucap melebihi dari tugasnya sebagai tenaga pengamanan.
“Kamu itu kayanya orang berpendidikan, tapi tidak punya etika,” ujar sang oknum Satpam ditirukan sang wartawan.
Baca juga :
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Mendapat kata-kata yang tidak pantas, wartawan itu pun mencoba menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke kantor KPU. Bahwa, sebelumnya dirinya sudah membuat janji dengan salah satu orang sekretariat, untuk menyelesaikan berkas.
Sayangnya, Satpam tersebut tidak mau menggubris, dengan alasan yang sudah disampaikan. Dan terus, menyalahkan wartawan itu agar tetap melapor dahulu, jika datang ke kantor KPU.
Yang menarik, selama wartawan ini menjalankan profesinya sejak 2017, belum pernah ada kejadian yang tidak menyenangkan semacam itu. Karenanya, wartawan ini pun sangat menyayangkan dengan sikap arogansi tersebut. Apalagi, kepada tamu atau siapapun yang datang ke Kantor KPU, yang sebenarnya ini kantor publik.
“Jika memang ada aturan yang menyebutkan jika setiap tamu wajib lapor, maka hal itu bisa disampaikan baik-baik tanpa harus dengan nada tinggi atau kata-kata yang tidak pantas (merendahkan),” ujar wartawan online nasional ini.
Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi, saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini, mempersilahkan hal ini ditulis apa adanya. Sehingga, bisa menjadi evaluasi.
“Ra po2. KPU itu bebas. Silahkan (ditulis, red),” ujar Ketua KPU. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















