SEKITAR KITA
Puluhan WBP Rutan Kelas IIB Trenggalek Ikuti Pelatihan Bio Elektrik dan Akupresur

Memontum Trenggalek – Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, mengikuti pelatihan terapi bio elektrik dan akupresur. Pelaksanaan itu, digelar di Aula Rutan dan pelaksanaan pelatihan ini bekerjasama dengan Persahabatan Thibbun Indonesia Kabupaten Trenggalek.
Diketahui, terapi bio elektrik merupakan jenis terapi yang memanfaatkan aliran listrik sebagai pemacu utamanya. Dan, akan dinetralkan oleh alat lempengan khusus. Terapi ini, dipercaya memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan tubuh.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Trenggalek, Zainal Fanani, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti 22 WBP. “Jadi, kegiatan ini diikuti oleh 22 WBP Rutan Kelas IIB Trenggalek. Pelatihan ini, dilakukan dalam rangka memberi bekal ketrampilan dan bekal kemanfaatan untuk masyarakat,” ungkap Zainal saat dikonfirmasi, Rabu (16/03/2022) sore.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Selain itu, tambahnya, pelatihan ini juga sebagai upaya perlindungan kesehatan di masyarakat. Bahkan, situasi pandemi Covid-19, ini mempunyai dampak multidimensi pada berbagai aspek kehidupan, yang secara umum menghadapi risiko signifikan terpapar Covid-19.
“Oleh karena, pelatihan ini juga sebagai salah satu upaya kita melindungi diri dari berbagai penyakit. Utamanya, adalah paparan Covid-19 yang keberadaannya masih ada saat ini,” imbuhnya.
Dengan terapi ini, lanjut Zainal, dapat menyembuhkan berbagai penyakit dengan menstimulus saraf agar kembali pada tempat dan fungsinya. Seperti yang terlihat di lokasi, seluruh WBP sangat antusias mengikuti pelatihan. Terlebih saat praktik, beberapa dari mereka menjadi pasien terapi listrik.
“Sedangkan terapi akupresur sendiri, merupakan teknik pengobatan tradisional dari Tiongkok. Tekniknya mirip dengan akupunktur, tetapi tidak menggunakan jarum. Manfaatnya untuk kesehatan, seperti meningkatkan sirkulasi darah, merangsang sistem saraf, serta membuat tubuh menjadi rileks,” jelas Zainal.
Tujuan akupresur, tambahnya, adalah untuk memulihkan kesehatan serta keseimbangan saluran energi tubuh dan untuk mengatur kekuatan berlawanan dari yin (energi negatif) dan yang (energi positif).
Masih menurut Zainal, karena sifatnya akupresur, diketahui bisa melepaskan ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah dan membangkitkan kekuatan energi tubuh untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. “Sehingga, jika kamu sedang menderita penyakit ringan, pijatan akupresur akan membantumu lebih cepat sembuh,” paparnya. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















