Pemerintahan
Launching Inovasi Harmonis Mantap, Bupati Trenggalek Berharap Bisa Sinergi dengan Program Sehat Beruntung

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin resmi meluncurkan Inovasi Harmonis Mantap. Inovasi Harmonis Mantap itu sendiri memiliki arti harapan masyarakat optimis untuk hidup sehat yang diinisiasi oleh Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring.
Inovasi ini merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
Seperti yang diketahui, tak hanya menerapkan protokol kesehatan, menjalankan pola hidup sehat juga menjadi salah satu hal yang cukup penting di masa pandemi. Selain itu, deteksi dini juga diharapkan dapat mengurangi potensi resiko terhadap kesehatan.
Akan tetapi tidak semua masyarakat memiliki tingkat kesadaran yang sama untuk melakukan cek kesehatan. Maka perlu adanya langkah promotif preventif melalui cek kesehatan gratis sehingga masyarakat mengetahui secara dini resiko penyakit yang mungkin diderita.
“Dengan setiap masyarakat dicek kesehatannya secara gratis ini kemudian mereka mengetahui resiko-resiko penyakit yang mungkin diderita,” ucap Bupati Arifin usai meluncurkan inovasi Harmonis Mantap di Balai Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kamis (06/05/2021) sore.
Pihaknya berharap, dengan inovasi ini bisa mendeteksi sejak dini penyakit masyarakat yang diderita.
“Harapannya nanti tidak ada penyakit yang kemudian semakin parah atau semakin buruk menyertai, karena kalau dilihat di Trenggalek ini tingkat kematian paling tinggi komorbitnya ini diabetes, kemudian hipertensi, di mana penyakit-penyakit itu sebenarnya bukan disebabkan oleh bakteri atau virus atau apa, tetapi karena gaya hidup,” imbuhnya.
Selain itu, Bupati Arifin juga mengatakan bahwa inovasi Harmonis Mantap sejalan dengan program Pemkab Trenggalek yakni Yang Sehat Yang Beruntung. Program ini merupakan program peningkatan standar kualitas kesehatan melalui pemberian insentif bagi keluarga pra-sejahtera yang mau melaksanakan pola hidup sehat.
“Saya minta nanti Kadinkes, disinergikan dengan program kita juga, yang sehat yang beruntung, kalau selama ini yang sakit dibayari Pemerintah, sekarang kita mencoba dari keluarga miskin di luar penerima PKH, yang mau hidup sehat itu diberi insentif,” terang Bupati.
Suami Novita Hardini ini menilai, melalui Program ‘Yang Sehat Yang Beruntung’ ini bisa memberikan semangat masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat.
“Misalnya, jika dalam satu rumah tidak ada yang merokok, yang ibu hamil rutin periksa kandungan, yang lansia rutin ikut posyandu, termasuk rutin cek kesehatan seperti ini. Nanti bisa jadi saja beruntung mendapatkan insentif dari pemerintah,” pungkasnya. (mil/syn)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















