SEKITAR KITA
Kawasan Watulimo dan Dilem Wilis Diperkenalkan dalam Business Matching Dekranasda Trenggalek

Memontum Trenggalek – Para pengusaha CEO Indonesia chapter Jawa Timur memberikan respon positif terhadap Business Matching yang digagas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny. Hal ini disampaikan anggota CEO Jatim, saat mengikuti feedback sesion business trip di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek.
Diketahui, selama dua hari satu malam, mereka dikenalkan dan melihat langsung potensi dan peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Trenggalek. Dalam hal itu, adalah kawasan selatan yakni Kecamatan Watulimo dan kawasan utara di Dilem Wilis, Kecamatan Bendungan
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
“Alhamdulillah, dengan sejumlah kemudahan yang kita tawarkan, para pengusaha ini mengaku tertarik untuk mempromosikan sejumlah produk unggulan Trenggalek hingga ke luar negeri,” ungkap Ketua Dekranasda Trenggalek, Novita Hardiny, saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021) siang.
Dikatakan istri Bupati Trenggalek ini, salah satu potensi komoditas pertanian kopi yang dilirik untuk dipromosikan ke negara Turki oleh salah seorang anggota CEO Jatim yang selama ini bergerak dalam bidang usaha pengolahan kopi. “Kemudian para pengusaha ini juga tertarik terhadap investasi penyediaan air bersih yang juga berpotensi untuk di follow up menjadi penyediaan air bersih. Selanjutnya pada bidang perikanan juga menarik para perhatian CEO yakni tentang budidaya lobster,” jelasnya.
Untuk mengakomodir beberapa respon positif, lanjutnya, dan mendorong komunikasi secara lebih intens. Rencananya akan dibentuk grup Whatsapp bagi para anggota CEO Jatim bersama Bupati dan OPD terkait.
Novita juga berharap, dengan upaya yang digagasnya ini mampu membuat perekonomian Trenggalek semakin terbuka. “Artinya kita punya arah dan tujuan jadi kedepan ini gerakan cita-cita kita untuk membawa Trenggalek itu terbuka isolasinya,” kata ibu tiga anak ini.
Dalam kesempatan itu, Novita Hardini juga mengundang OPD terkait investasi dari Provinsi Jatim. Kemudian, dirinya mengatakan bahwa potensi perekonomian di Kabupaten Trenggalek juga masih perlu disentuh.
“Akan tetapi, karena kemarin kita di undang ke business matching, akhirnya pintu dari Dinas Provinsi untuk membantu mempromosikan Kabupaten Trenggalek, akhirnya terbuka. Dan kita tinggal menutup saja nih, karena sebelumnya sudah opening kita sudah mempromosikan kita sudah mengenalkan bahwa Trenggalek itu kaya sekali,” lanjutnya.
Masih terang Bunda PAUD ini, upaya yang sudah dilaksanakan tinggal bagaimana Dekranasda dan Pemkab Trenggalek bersama dengan CEO JATIM untuk bisa membina silaturahmi yang membawa manfaat dengan baik. “Sehingga kolaborasi ini saling menguntungkan dan memberi manfaat satu sama lain,” paparnya. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















