Pemerintahan
Bupati Arifin Ajak Warga di Pesisir Pantai Bangkit dari Keterpurukan Pandemi Covid-19

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengajak masyarakat di pesisir selatan Pantai Prigi-Trenggalek, untuk bangkit dari keterpurukan di tengah pandemi Covid-19, yang melanda tanah air. Hal itu disampaikannua, di tengah kegiatan menggelorakan semangat nasionalisme dan patriotisme dalam peringatan HUT ke-76 RI di bibir Pantai Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.
Dalam kegiatan yang digagas oleh Polres Trenggalek ini, Mas Ipin sapaan akrabnya, mengatakan alasan kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Watulimo. “Jadi kenapa kita menggelar kegiatan ini di Watulimo, karena daerah ini adalah center. Daerah yang paling ramai, utamanya di sektor pariwisata dan perikanannya,” ungkap Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Senin (09/08) siang.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Oleh karenanya, warga masyarakat di Kecamatan Watulimo, harus segera bangkit dari keterpurukan pandemi Covid-19. Menurutnya, untuk bangkit dari keterpurukan itu tentunya pelaku wisata dan nelayan, harus berani melawan Covid 19.
“Jangan takut untuk ditracing dan ditesting. Karena dengan itu, orang akan paham dengan kondisi kesehatan tubuhnya,” imbuh suami Novita Hardini Mochamad itu.
Dengan lebih awal mengetahui, ujarnya, maka penanganannya akan lebih mudah. Tidak seperti sekarang ini, masyarakat tidak tahu kondisinya, namun tidak mau di testing.
“Tahu-yahu gejala klinisnya semakin lanjut dan dirujuk ke rumah sakit. Dengan begitu, penanganan pasien semakin ekstra lagi,” kata Mas Ipin.
Bupati muda ini menjelaskan, Covid-19 bukanlah pemyakit yang harus disembunyikan. Semua berkemungkinan terpapar dan tidak hanya yang tua atau yang miskin. Namun, tua-muda, miskin-kaya juga sama.
“Untuk bangkit, mari kita lawan bersama-sama. Saat ini Pemkab Trenggalek tengah berikhtiar meningkatkan fasilitas kesehatan Covid di kecamatan ini dengan menjadikan dua puskesmasnya menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19,” paparnya.
Masih terang Bupati Arifin, dalam rangka mendukung upaya tersebut, Pemkab Trenggalek juga tengah dipersiapkan sarana isoter (isolasi terpusat) Rusunawa Prigi. Sehingga l, penanganan Covid-19 semakin masif lagi. Semua tinggal dukungan masyarakat untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan.
Dalam kegiatan Gebyar Merdeka 76 Polres Trenggalek bersama nelayan ini, juga dilakukan pengibaran bendera merah putih sepanjang 76 meter. Tujuannya, untuk menggelorakan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme masyarakat di Pesisir Selatan Jawa. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















