Pemerintahan

Tekankan Efisiensi Anggaran, Bupati Arifin Pimpin Apel Perdana bersama ASN Trenggalek

Diterbitkan

-

APEL: Bupati Arifin saat memimpin apel perdana bersama ASN di Halaman Pendopo Trenggalek. (memontum.com/mil)

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, beserta Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara, memimpin apel perdana ASN di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (03/03/2025) tadi. Pelaksanaan apel perdana ASN ini, dilakukan setelah pasangan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan wakilnya Syah Natanegara, resmi dilantik untuk periode kepemimpinan ke-2 tahun 2025-2030.

Dalam kesempatan itu, Bupati Arifin menyampaikan sejumlah harapan dan penekanan kepada seluruh aparatur lingkup Pemkab Trenggalek, untuk bersepakat mendonasikan sebagian TPPnya untuk pembangunan. Di periode kedua masa kepemimpinannya itu, Bupati Arifin dihadapkan pada kondisi yang sulit dan tidak menguntungkan.

Pada periode pertamanya itu, kepala daerah ini dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang pada waktu itu menghantam seluruh sendi perekonomian yang ada. “Di awal kepemimpinan sebelumnya, kita dihadapkan dengan kondisi yang sulit saat pandemi Covid-19. Kita tahu, saat itu perekonomian masyarakat sangat terdampak parah. Dan sekarang, di periode ke 2 kita kembali dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Padahal yang menjadi harapan masyarakat adalah perbaikan infrastruktur. Banyak infrastruktur yang rusak dan bahkan mengancam keselamatan masyarakat, maka ini yang menjadi PR kita saat ini” kata Bupati Arifin.

Tidak hanya itu, suami Novita Hardiny ini berharap di kepemimpinan keduanya ini, ASN bisa semakin bersinergi satu dengan yang lain. Artinya, antara kepala daerah dan perangkatnya bisa lebih menyatu lagi dengan visi yang sama, melayani masyarakat lebih baik lagi.

“Sebenarnya saya sedih mendengar kabar ada warga kecelakaan akibat jalan rusak. Tapi kita belum bisa berbuat banyak karena dihadapkan dengan adanya efisiensi anggaran. Karena dilema ini makanya, kita mengajak kepada seluruh ASN nya untuk bergotong royong bersama. Dengan jalan menyisihkan sebagian hak ASN (TPP) untuk membiayai pembangunan,” imbuhnya.

Advertisement

Baca juga :

Dikatakan Mas Ipin-sapaan akrabnya, crowdfunding ASN ini nantinya akan dipadukan dengan penghematan penghematan anggaran untuk menutupi beberapa kegiatan yang tidak jadi turun akibat efisiensi anggaran. Bupati Trenggalek juga menegaskan bahwa esensi efisiensi adalah mengurangi haknya penyelenggara negara bukan haknya masyarakat, sehingga upaya-upaya ini dilakukan untuk mempertahankan hak rakyat agar bisa terpenuhi.

“Tadi saya sampaikan ini bulan puasa, termasuk di dalam bertata negara kita sedang berpuasa, yang dinamakan efisiensi. Kemudian saya tekankan lagi, efisiensi itu mengurangi haknya kita bukan jatahnya rakyat. Maka kalau ada jatahnya rakyat yang kemarin DAK tidak jadi turun, Inpres jalan daerah nggak jadi turun, yaitu besarnya berapa ya kita harus carikan gantinya,” terang Bupati Arifin.

Dirinya menjelaskan, kalau anggaran rutin sudah nggak bisa dikurangi, biaya-biaya yang lain-lain sudah tidak bisa dikurangi. Rapat sudah tidak ada, SPPD sudah tidak ada, maka yang dikurangi Take Home Pay nya.

“Daripada tak potong kan lebih enak kamu bersedekah. Kami mengajaknya begitu dan tadi kan juga dengar semuanya sepakat,” ujarnya.

Bupati Arifin pun juga tidak akan tinggal diam. Berkaca dari tahun sebelumnya Pemkab Trenggalek banyak mencari alternatif pendanaan agar program prioritas tetap berjalan di tengah APBD Kabupaten Trenggalek yang terbatas.

Advertisement

Dirinya mencontohkan, keberhasilan mengakses alternatif pembiayaan adalah pembangunan ruas jalan di Kecamatan Pule dan Kecamatan Dongko. “Kalau tidak ada itu (alternatif pembiayaan) beberapa ruas di Kecamatan Pule dan Kecamatan Dongko, ya masih jelek. Lalu rumah sakit kita juga punya fasilitas yang meningkat, semua hal akan kita tempuh yang penting tidak merugikan masyarakat,” papar Bupati Arifin. (mil/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas