Pemerintahan
Tahapan ASN Idol Dimulai, Bupati Trenggalek Berharap Mampu Jaring ASN Berkualitas dari Inovasi hingga Gagasan

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berharap tahapan Aparatur Sipil Negara (ASN) idol, bisa menjadi ruang penyaluran ide, gagasan dan inovasi yang selama ini masih terpendam. Melalui even yang mirip ajang pencari bakat ini, Mas Ipin-sapaan akrabnya, berharap bisa menjaring ASN berkualitas untuk mengisi sejumlah kursi jabatan yang masih kosong.
Dikonfirmasi terkait hal ini, bupati menyampaikan jika para ASN yang mengikuti ajang ini, harus memilih sub tema kemudian mensubmit video tersebut. “Semua ASN yang mengikuti ASN idol, ini diwajibkan memilih sub tema yang ditentukan lalu mensubmit videonya. Selanjutnya, video yang berisi ide, gagasan maupun inovasi akan dishare ke publik atau masyarakat,” kata Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Minggu (12/02/2023) siang.
Kemudian, lanjutnya, masyarakat bisa memberikan coment atau like pada video yang dishare. Video ASN yang mendapat coment maupun like terbanyak, akan dipertimbangkan untuk bisa dikerucutkan menjadi grand finalis.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
“Kalau untuk acara grand finalnya, akan kita selenggarakan pada tanggal 21 hingga 23 Februari. Grand finalis nanti juga akan mendapatkan tiket untuk mencalonkan diri pada seleksi jabatan terbuka,” imbuhnya.
Terkait posisi jabatan yang akan diisi, suami Novita Hardiny ini menegaskan, masih akan dilihat konfigurasinya seperti apa. Mengingat di tahun 2023 ini, ada sejumlah pejabat yang pensiun dan lain sebagainya.
Dapat diartikan, tambahnya, pada gelaran ASN idol ini peserta memilih berdasarkan sub tema yang disediakan dan bukan berdasarkan struktur jabatan yang akan diisi. “Saya berharap, adanya ASN idol ini bisa memunculkan ASN-ASN yang berkualitas. Dengan demikian, gagasan, ide maupun inovasi yang selama ini belum atau tidak tertampung, akan terlihat kedepannya. Intinya, gagasan, ide maupun inovasi dari peserta ASN idol yang paling masuk akal dan solutif, itu yang nanti akan dipilih,” jelas Bupati Arifin.
Sedikitnya, ada sekitar 128 peserta baik fungsional maupun struktural yang mengikuti sosialisasi seleksi jabatan terbuka (JPT).
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Trenggalek, Eko Junjati, menuturkan secara teknis, sesuai dengan yang disampaikan sejak hari ini sudah ada beberapa tampilan yang dibuat. “Mulai tanggal 10 Februari kemarin, peserta yang sudah punya ide dan gagasan yang sudah dituangkan dalam ketentuan yang berlaku bisa di kirim ke kami,” kata Eko.
Nantinya, BKD akan menyiapkan Google Drivenya terkait sub-sub tema yang bisa dipilih oleh peserta. Video yang terkumpul akan di upload secara bersamaan oleh BKD Trenggalek pada tanggal 15 pukul 15.00 WIB. Setelah itu, masyarakat bisa melihat dan menilai dari gagasan-gagasan itu.
“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Bupati, kita ingin menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh teman-teman ASN. Sebenarnya ini sudah kita mulai sejak proses asesmen kemarin,” paparnya. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















