Pemerintahan
Ini Cara Mas Ipin Jaga Kelestarian Alam Berkelanjutan di Trenggalek

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tidak canggung bocorkan cara- cara unik yang dilakukan untuk menjaga kelestarian alam berkelanjutan saat menjadi salah satu narasumber Webinar Ngabuburit Ekologi di Ruang Pusaka Pendopo Manggala Praja Nugraha
Terlebih, kelestarian alam menjadi salah satu pijakan utama dalam periode pemerintahan Bupati Trenggalek ini. Melalui jargon Meroket, yang mencakup ekosistem terjaga menjadi pijakan ketiga target pembangunan yang ingin dicapainya.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
Awal pemerintahannya menjadi Bupati Trenggalek tahun 2019 lalu, Mas Ipin sapaan akrabnya menggagas program Adipura Desa. Dalam program tersebut, disiapkan stimulus anggaran bagi desa besar. Sedang dan kecil yang mampu menjaga ekologi di lingkungan di sekitarnya.
“Tidak hanya implementasinya saja melainkan juga kebijakan-kebijakan melalui regulasi peraturan yang diambil desa bisa menjaga keberlangsungan alam ini,” ungkap Bupati Arifin, Selasa (27/04/2021) siang.
Dikatakan Bupati, menariknya lagi kompensasi gas karbon kendaraan dengan menanam rumpun bambu yang sedang dikampanyekan oleh mantan pengusaha alat-alat rumah tangga ini.
Diharapkan dengan kegiatan ini, gas karbon yang dikeluarkan oleh kendaraan bisa ternetralisir. Selain itu rumpun bambu juga bisa menjaga sumber air yang ada, karena tanaman ini banyak menyimpan air sehingga cadangan air bisa terjaga.
“Bisa dimulai dari saya, Pak Wabup, Pak Sekda dengan menanam sejumlah rumpun bambu pertahun sebagai kompensasi terhadap gas buang kendaraan kita,” terangnya.
Dari sini diharapkan bisa menstimulus masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama. “Dengan begitu keberlangsungan alam ini benar – benar terjaga dan bisa kita wariskan kepada generasi penerus nantinya,” tegas Suami Novita Hardini ini.
Tidak hanya berhenti disini, ikhtiar Pemkab Trenggalek juga sedang menggandeng pihak swasta yang mengolah sampah menjadi energi listrik.
“Terus juga upaya mengeliminir sampah laut dengan kebijakan mengganti kantong plastik dengan wadah ramah lingkungan di TPI maupun beberapa upaya lainnya,” imbuhnya.
Beberapa upaya yang dilakukan Bupati Trenggalek ini mendapatkan apresiasi dari beberapa penggiat lingkungan di Jawa Timur yang tergabung dalam Webinar ini. Seperti halnya disampaikan Joko, salah satu penggiat lingkungan di Jawa Timur.
Menurutnya apa yang dilakukan Bupati Trenggalek bisa menjadi contoh bagi kepala daerah ataupun pejabat pemerintah lainnya.
“Saya bangga Mas Arifin telah melakukan langkah yang sangat luar biasa untuk menjaga kelestarian lingkungan. Semoga Trenggalek menjadi pionernya,” ujar Joko. (mil/syn)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















