Pemerintahan
Bupati Arifin Terjun Langsung Pimpin Penanganan Bencana Banjir di Trenggalek

Memontum Trenggalek – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Kota Keripik Tempe sejak Minggu (15/12/2024) sore hingga Senin (16/12/2024) tadi. Tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Trenggalek, Pogalan dan Kecamatan Karangan, terendam banjir.
Banjir juga merendam sejumlah titik mulai dari pemukiman warga, hingga ruas akses jalan nasional yang mengakibatkan tidak bisa dilalui kendaraan. Tercatat, 4.314 KK yang tersebar pada 9 desa atau kelurahan di Kecamatan Trenggalek terdampak bencana banjir tersebut.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, merespon kejadian itu terjun langsung untuk meninjau dan melakukan penanganan bencana banjir. Dirinya mengecek langsung kondisi warganya di lapangan, dengan didampingi jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Dinsos PPPA dan Baznas Trenggalek.
“Curah hujan tinggi menyebabkan volume air Sungai Ngasinan meluap ke pemukiman warga. Ditambah tanggul yang ada di sampingnya jebol, jadi air semakin deras dan cepat masuk ke dalam rumah-rumah,” katanya, saat dikonfirmasi, Senin (16/12/2024) tadi. Seperti yang terlihat di lokasi, aliran Sungai Ngasinan yang berada di Dusun Pucung, Kelurahan Tamanan, perlahan-lahan surut. Selain melihat langsung kondisi banjir, Bupati Arifin juga menyapa dan memastikan kondisi warga terdampak dalam kondisi aman dan sehat. Pihaknya menginstruksikan BPBD Kabupaten Trenggalek, untuk tetap siaga apabila kawasan terdampak banjir meluas.
“Saya ingin melihat langsung dan memastikan warga yang terdampak baik-baik saja. Jika memang perlu dievakuasi mohon segera hubungi petugas yang ada,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, banjir yang melanda wilayah Kecamatan Trenggalek, memang selalu terjadi setiap musim hujan. Namun, pihaknya terus membantu mengerahkan segala upaya yang bisa dilakukan untuk menangani banjir tahunan ini, termasuk bantuan makanan dan obat-obat serta kebutuhan lain.
Baca juga :
“Setiap musim hujan beberapa wilayah di Trenggalek, salah satunya Kelurahan Kelutan ini memang menjadi daerah langganan banjir. Karena lokasinya dekat dengan aliran Sungai Ngasinan. Tentu ke depannya kita upayakan solusi segera,” tambah Bupati Arifin.
Mas Ipin-sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh upaya untuk menanggulangi bencana banjir di Kecamatan Trenggalek ini. Terkait banjir yang terjadi setiap tahun, dirinya memastikan pemerintah daerah akan melakukan segala upaya yang perlu dilakukan untuk menanggulangi banjir.
Selain itu, suami Novita Hardiny ini juga meninjau kesiapan dapur umum yang terpusat di Dinsos PPPA Trenggalek. Di tahap awal, dapur umum menyiapkan 3000 nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak dan masih akan bertambah menyusul permintaan lanjutan di lapangan. Kemudian, juga ada makanan lain berupa roti dan biskuit.
Selanjutnya, Bupati Arifin juga memimpin langsung proses pembersihan material luapan banjir berupa kayu dan rumpun bambu yang tersangkut pada pilar Jembatan Punjung Kelutan arah Salamrejo menggunakan alat berat ekskavator. Langkah cepat pembersihan ini diambil, agar fisik jembatan tidak rusak akibat material yang tersangkut.
Dalam kesempatan itu, Mas Ipin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu mengatasi dampak bencana banjir. “Saya berharap, masyarakat, pemerintah daerah dan semua pihak dapat bersinergi untuk membersihkan lingkungan dari lumpur dan puing-puing banjir,” imbuhnya. Di sisi lain, masyarakat juga terpantau mulai bergotong royong membersihkan rumah dan jalan sisa lumpur dari banjir. (mil/gie)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















