Pemerintahan
Ayam Potong Naik Jadi Rp 38 Ribu per-Kilogram

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin memantau stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di hari pertama bulan Ramadan 2021. Dalam pantauannya, ia menemui harga daging ayam yang melonjak naik.
Sebelumnya, harga daging ayam potong masih di kisaran Rp 38 ribu per kilogram. Padahal sebelum bulan Ramadan, harga daging ayam masih dikisaran Rp 30 ribu perkilogram.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
“Jadi yang naik harga daging ayam. Sedangkan daging sapi masih cenderung stabil,” ucap Bupati Trenggalek ini usai meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Karangan, Selasa (13/04/2021) siang.
Untuk bahan pokok yang lain seperti beras, masih aman dan tidak ada lonjakan harga. Tetapi bahan-bahan yang kaitannya dengan pembuatan kue, seperti tepung, telur kemudian minyak, mengalami sedikit kenaikan.
Meskipun naik, tapi masih dalam batas normal karena banyaknya permintaan barang. “Jadi kalau kenaikan krusial karena kehabisan stok, tidak. Kenaikan harga lebih karena diman yang tinggi saja di tengah masyarakat, jelang Ramadhan dan Lebaran,” tegasnya.
Disinggung terkait antisipasi yang dilakukan, Bupati Trenggalek akan melakukan beberapa upaya penstabilan harga. “Tadi sempat saya tanya ayamnya mengambil dari mana. Terus juga saya tanya kalau lokal, masalahnya ada pada kenaikan di sektor pakan,” terang pria yang akrab disapa Mas Ipin ini.
Ia menilai, kemungkinan bisa dilakukan upaya dengan melakukan subsidi pakan untuk ternak. Sehingga nanti harga jualan di pasar bisa lebih stabil.
Untuk menstabilkan kenaikan harga daging ayam, suami Novita Hardiny ini akan lebih serius melakukan upaya pemilihan di sektor produksi.
“Sehingga harga kebutuhan pokok bisa terjaga kestabilannya. Apalagi di bulan puasa sampai menjelang lebaran nanti,” pungkasnya.
Dalam pemantauan harga kebutuhan pokok ini, Bupati Trenggalek di dampingi sejumlah OPD terkait, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ramelan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Agus Setyono, sejumlah OPD terkait dan perwakilan dari Kodim 0806 dan Polres Trenggalek. (mil/ono)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















