Pemerintahan
Awali Tahun Baru 2023, Mas Ipin Sidak Kantor Pemerintahan hingga RSUD Trenggalek

Memontum Trenggalek – Mengawali tahun baru 2023, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah kantor pemerintahan. Langkah ini dilakukan, dalam rangka memastikan kehadiran jajarannya paska libur tahun baru. Selain itu, dalam kesempatan sama dirinya juga mengajak jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Trenggalek ini menyebut, tugas pemerintah daerah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan ini, tentu akan semakin baik bila semakin didekatkan kepada masyarakat. Harapannya, di tahun baru 2023, bisa memunculkan semangat baru dan suasana baru.
“Hari ini kita Sidak di beberapa kantor seperti Sekretariat Daerah dan RSUD. Karena kita masuk tahun yang baru, maka diharapkan ada spirit baru sehingga pelayanan kita kepada masyarakat bisa semakin baik,” jelas Bupati Arifin, Senin (02/01/2023) siang.
Dalam kesempatan ini, dirinya juga mengungkapkan beberapa pelayanan di Gedung RSUD, yang baru. “Ada dari masyarakat yang menunggu kerabatnya melakukan rawat inap kelas 3. Mereka tadi kaget, karena pas mau wudhu, airnya panas (hangat, red). Padahal, memang di gedung baru itu didesain untuk itu,” imbuhnya.
Baca juga:
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Tidak hanya fasilitasnya yang baik, tambahnya, seharusnya pelayanan yang diberikan pun juga harus lebih baik lagi. Artinya, pelayanan dan fasilitas yang ada harus sama-sama baik.
Suami Novita Hardiny ini juga sempat berbincang dengan keluarga pasien yang tengah menunggu di RSUD dr Soedomo, terkait pelayanan yang diberikan. “Alhamdulillah, rata-rata mengatakan puas. Jika memang ada yang perlu diperbaiki, maka akan diperbaiki,” tegas Bupati Arifin.
Kemudian soal jalur masuk rumah sakit yang saat ini hanya ada satu jalur, rencananya akan dibuatkan jalur tembus dari Pertigaan Widowati (Agro Park) yang mengarah ke RSUD. “Saya tadi sempat terjebak macet, karena ada loading pengisian oksigen. Terus kemudian, saya bayangkan kalau ada jam masuk sekolah, karena ada sekolah di dekat sini. Kemudian kalau ada kedaruratan akan terganggu masuk ke IGD. Mungkin itu yang perlu perbaikan, tinggal nanti untuk yang rawat jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, perbaikan pelayanan di RSUD dr Soedomo Trenggalek, juga dirasakan oleh Doni, warga Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu. Dirinya yang tengah menunggu tiga anaknya yang sakit karena muntaber, Doni menyebut dengan adanya gedung baru, ada banyak perubahan yang dirasakan olehnya.
“Dengan adanya gedung baru, saya rasa ada banyak perubahan. Sebagai warga Trenggalek tentunya menjadi suatu kebanggaan rumah sakit memiliki gedung yang baru, luas dan bersih. Selain itu, pelayanannya juga lebih optimal. Semoga ini bisa menghapus stigma-stigma kurang baik sebelumnya,” ujar Doni.
Dirinya merasa, untuj kelas II ini seperti VVIP. Karena fasilitas yang ada di gedung baru RSUD sangat baik. “Saya ada di layanan kelas II, tetapi rasanya seperti di VVIP. Kebetulan, anak saya tiga-tiganya rawat inap karena muntaber,” terangnya.
Doni juga berharap, bahwa ke depan rumah sakit ini bisa lebih dibanggakan oleh masyarakat Trenggalek. Termasuk, pelayanan terus ditingkatkan dan bisa lebih baik lagi. (mil/gie)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















