Pendidikan
Bunda PAUD Novita Hardiny Buka Trenggalek Education Fest 2024

Memontum Trenggalek – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, membuka kegiatan Trenggalek Education Fest tahun 2024 di Alun-alun Kabupaten Trenggalek. Trenggalek Education Fest sendiri, merupakan festival pendidikan yang bertujuan untuk mengasah kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Trenggalek. Tentunya, melalui kegiatan ini agar mampu menghadapi tantangan pendidikan ke depan yang semakin maju dan berkembang.
“Ini merupakan sebuah simbol kebersamaan, dimana energi kebersamaan ini salah satu mode utama menghadapi tantangan ke depan yang pastinya tidak mudah,” kata Novita, Kamis (19/12/2024) tadi.
Tidak lupa, istri Bupati Trenggalek ini mengucapkan terima kasih kepada Disdikpora dan seluruh jajaran. Dalam kegiatan ini, terlihat totalitas guru-guru yang menari, meskipun kondisi saat itu di bawah guyuran hujan.
“Keikhlasannya, keceriaannya, ini menjadi satu energi bagi kami tentunya yang akan kami report ke bapak bupati beserta juga DPRD Kabupaten Trenggalek,” imbuhnya.
Baca juga :
Menurutnya untuk membangun Trenggalek, hal utama yang harus diperhatikan adalah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di tahun-tahun mendatang. Tentu, melalui berkualitasnya lembaga-lembaga PAUD di Kabupaten Trenggalek.
“Pesan saya, jangan mudah menyerah. Terus mengasah diri, beradaptasi dengan dunia tekhnologi. Kemudian jangan lupa untuk mengajar dan mendidik anak-anak tanpa meninggalkan nilai-nilai sejarah. Bagaimana anak itu harus dibersamai dan disiapkan etika moralnya diantara gempuran-gempuran era digitalisasi saat ini,” ujar wanita yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI ini.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono, menambahkan kegiatan Trenggalek Education Fest kali ini dalam rangka memperingati Hari Guru tahun 2024 serta Hari Ibu ke-96. Dirinya juga menegaskan, kegiatan ini juga ditujukan untuk mengasah kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Trenggalek.
Termasuk, sebagai ajang silaturahmi serta ajang mensosialisasikan dan melestarikan kearifan lokal Trenggalek Penganten Menak Sopal. Menginspirasi dan memberdayakan komunitas belajar dan juga kegiatan Gugus PAUD, PKD, PAUD dan Kelompok Kerja Guru.
“Tujuan lainnya juga memberikan wadah bagi guru untuk menunjukkan potensi, melalui kegiatan tari masal yang diadakan pada hari ini,” imbuhnya. (mil/gie)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















