Politik
Bahas Agenda Kerja Februari, Banmus DPRD Trenggalek Gelar Rapat Kerja

Memontum Trenggalek – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Trenggalek, menggelar rapat kerja mengenai agenda kegiatan Februari. Rapat itu, digelar di ruang Banmus Kantor DPRD Trenggalek dan salah satu bahasan adalah mengenai agenda-agenda pokok.
“Ada sejumlah agenda pokok di Februari 2022. Diantaranya, agenda Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan (Musrena Keren) dan juga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan,” ungkap Pimpinan Rapat yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono, saat dikonfirmasi, Rabu (02/02/2022).
Dijelaskan Agus, nantinya akan ada 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek, yang akan melaksanakan Musrenbang. “Untuk teknis pelaksanaannya, dalam setiap Daerah Pemilihan (dapil) akan ada dua kecamatan yang menggelar Musrenbang. Dan diharapkan dalam setiap kegiatan itu, anggota DPRD diwajibkan untuk hadir. Sehingga, nanti dalam sehari ada 1 kecamatan yang melaksanakan Musrenbang,” imbuhnya.
Selain agenda pokok yang disebutkan, Agus juga menyampaikan kegiatan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait dengan pengawalan dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari PT Sarana Multi Insfratruktur (SMI). “Terkait dengan progres pinjaman daerah ini, komisi-komisi harus melakukan pengawasan khususnya pembangunan Rumah Sakit. Kita taju, jika hampir sebagian dana pinjaman difokuskan ke pengembangan Rumah Sakit dan juga sebagian lainnya untuk infrastruktur,” imbuhnya.
Agus juga menambahkan, agenda lain di bulan Februari adalah rapat paripurna tentang perubahan Program Pembuatan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk tahun 2022.
Baca juga :
- Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja
- Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek
- Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda
- Tuntut Perbaikan Jalan Dampak Tambang, FAMTB Audiensi bersama DPRD dan OPD
- Sampaikan Keluhan Dunia Pendidikan, GMNI Trenggalek Hearing bersama Komisi IV DPRD
Disinggung terkait PR pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang belum terselesaikan di tahun 2021, politisi PKS ini menegaskan jika dalam waktu dekat Pansus DPRD akan segera menyelesaikannya. “Tadi sudah disampaikan juga dari sekretariat, untuk jadwal pembahasan Raperda sudah dibuat. Jadi, untuk Pansus I akan membahas Raperda apa, juga Pansus II sudah masuk finalisasi karena sebelumnya sudah melalui evaluasi dari Gubernur,” kata Agus.
Tidak hanya itu, untuk kunjungan kerja (kunker), Agus menuturkan di Februari ini akan dilakukan oleh komisi-komisi dan juga badan. “Untuk Kunker itu ada dua hari yang dilakukan oleh komisi. Dan dua hari lain Kunker dilakukan oleh badan kegiatan kunker ini nantinya juga akan dilakukan disela-sela Musrenbang,” terangnya.
Masih menurut Agus, kunjungan kerja dilakukan disela-sela Musrenbang, bukan tanpa alasan. Mengingat, jadwal Musrenbang sudah ditentukan oleh Bupati Trenggalek. Sehingga DPRD harus menyesuaikan jadwal tersebut.
Perlu diketahui, untuk Raperda yang belum terselesaikan di tahun 2021, Banmus DPRD Trenggalek sudah menjadwalkan rapat khusus untuk Pansus.
“Yang jelas, di minggu keempat bulan Februari ini akan difokuskan rapat-rapat Pansus dengan agenda penyelesaian Raperda sisa tahun sebelumnya,” papar Agus. (mil/sit)
Pemerintahan6 tahunPemohon Wajib Cantumkan Email dan Nomor Whatsapp
Pemerintahan6 tahunNyadran Dam Bagong, Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunCewek Penipu Modus Jualan Masker Via Online, Ditangkap Polres Trenggalek
Hukum & Kriminal6 tahunKena PHP, Pemuda Trenggalek Ancam Sebar Screenshoot Foto Vulgar Video Call
Pemerintahan6 tahunBupati Trenggalek : Bantuan Sosial Tunai akan Diberikan ke Masyarakat atau 100 Ribuan KK
Hukum & Kriminal6 tahunDendam Lama, Bacok Tetangga Sendiri di Hutan Kampak Trenggalek
Pemerintahan6 tahun2 Pasien Sembuh, Trenggalek Tambah 2 Pasien Positif Covid-19
Pemerintahan10 bulanRingankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1 hingga 75 Persen
















